Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Bunglon Berubah Warna? Cek Faktanya di Sini!

Andera Wiyakintra , Jurnalis-Selasa, 17 Januari 2023 |06:00 WIB
Mengapa Bunglon Berubah Warna? Cek Faktanya di Sini!
A
A
A

Beberapa jenis bunglon mengubah warnanya untuk membantu tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan suhu atau cahaya. Misalnya, bunglon yang kedinginan akan mengubah warnanya menjadi berubah warna yang lebih gelap untuk menyerap lebih banyak panas dan menghangatkan tubuhnya.
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan percaya bahwa bunglon mengubah warna mereka dengan memanipulasi sel-sel khusus yang disebut kromatofora yang mengandung berbagai warna pigmen. Misalnya, ketika bunglon ingin menyampaikan suasana hati atau pesan tertentu, otaknya mengirimkan pesan ke kromatoforanya, kemudian menggerakkan pigmen tersebut untuk mengubah warna kulit bunglon.
Saat ini, para peneliti percaya bahwa pigmen bukanlah satu-satunya mekanisme yang digunakan bunglon untuk mengubah warna kulit mereka.

Beberapa jenis bunglon mengubah warnanya untuk membantu tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan suhu atau cahaya. Misalnya, bunglon yang kedinginan akan mengubah warnanya menjadi berubah warna yang lebih gelap untuk menyerap lebih banyak panas dan menghangatkan tubuhnya.

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan percaya bahwa bunglon mengubah warna mereka dengan memanipulasi sel-sel khusus yang disebut kromatofora yang mengandung berbagai warna pigmen. Misalnya, ketika bunglon ingin menyampaikan suasana hati atau pesan tertentu, otaknya mengirimkan pesan ke kromatoforanya, kemudian menggerakkan pigmen tersebut untuk mengubah warna kulit bunglon.

Saat ini, para peneliti percaya bahwa pigmen bukanlah satu-satunya mekanisme yang digunakan bunglon untuk mengubah warna kulit mereka.

Studi terbaru menunjukkan bahwa bunglon juga memiliki lapisan sel khusus yang disebut iridofor di bawah kulitnya. Sel khusus yang terdiri dari ratusan ribu kristal guanin ini, mengandung pigmen dan dapat memantulkan cahaya.

Bunglon dapat mengendurkan atau mengencangkan kulitnya, menyebabkan sel-sel khusus ini bergerak dan mengubah strukturnya. Para peneliti menemukan bahwa, ketika hal ini terjadi sel-sel ini membentuk prisma dan memantulkan panjang gelombang cahaya yang berbeda untuk menciptakan variasi warna yang bisa kita lihat.

(DRA)

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement