Mengenai spesifikasinya, bus ini sama seperti bus-bus yang digunakan untuk angkutan antar pulau. PO Pangeran juga membuat bumper depan agak naik untuk memudahkan bus masuk ke kapal saat melewati rampdoor yang terkadang bergoyang akibat ombak.
Begitu juga dengan bumper belakang dibuat lebih tinggi dan terdapat besi pengaman agar tidak merusak bodi. Bus ini memiliki ground clearence yang sedikit lebih tinggi.
Dari segi eksterior, lekukan bodi SR3 yang dibuat oleh Laksana memang tidak dapat diragukan lagi. Bus yang didominasi warna merah ini memiliki livery corak abu-abu dan putih, serta menara jam Gadang yang menjadi petanda asal bus tersebut.
Dari sisi interior, bus ini dilengkapi 26 kursi dengan konfigurasi 2-2. Uniknya, kursi tidak dibuat sejajar, artinya antara baris kanan dan baris kiri dibuat zig-zag. Namun, ruang untuk berjalan cukup sempit karena sasis yang digunakan juga tidak terlalu besar.
“Big Bus Pangeran All New Discovery Laksana Mancogok siap mengantar sanak menuju Ranah Minang & Rantau.. Bismillahhirrahmanirrahim @buspangeran,” tulis PO Pangeran dalam unggahan di akun Instagram resmi mereka Bus Pangeran.
(Citra Dara Vresti Trisna)