Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Simak Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Ban Tanpa Udara Produk Michelin

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Jum'at, 13 Januari 2023 |15:00 WIB
Simak Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Ban Tanpa Udara Produk Michelin
Ban tanpa udara. (Foto: Designboom)
A
A
A

Mengurangi limbah

Upaya yang dilakukan Michelin dalam mengembangkan ban tanpa udara untuk mengurangi limbah ban bekas. Pasalnya, ada sekitar 200 juta ban di seluruh dunia yang dibuang sebelum habis masa pakai akibat kebocoran, keruakan, atau tekanan udara yang tidak tepat menyebabkan keausan yang tak merata.

Lebih efisien

Menggunakan ban tanpa udara pastinya akan membuat kehidupan pengguna kendaraan bakal lebih efisien. Mereka dapat mengabaikan pengecekan ban seperti yang dilakukan pada ban konvensional seperti memeriksa tekanan udara.

Kekurangan

Mahal

Menggunakan teknologi tinggi, ban tanpa udara bakal dijual dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan ban konvensional. Belum ada harga resmi yang ditetapkan oleh Michelin, tapi kabarnya ban tersebut akan dijual mulai dari USD 40 atau setara Rp608 ribu.

Tak cocok untuk mobil modifikasi

Mobil modifikasi biasanya menggunakan pelek ukuran lebar dengan profil ban yang tipis untuk memberikan kesan estetik. Tapi, ban tanpa udara ini harus memiliki profil atau dinding ban yang tinggi. Itu ditujukan untuk meredam getaran dan memastikan objek yang berada di jalan tidak menghantam velg karena ban tidak memiliki dinding yang dilengkapi kawat baja sebagai penguat.

Rutin dibersihkan

Meski pengguna tak perlu memeriksi tekanan ban setiap waktu, tapi mereka harus rutin membersihkan ban tanpa udara, terutama pada bagian yang berongga. Pasalnya, jika ada tanah yang menggumpal atau batu besar yang masuk, bisa merusak ban.

(Citra Dara Vresti Trisna)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement