Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Hanya di Bumi, Ternyata Manusia Juga Nyampah di Luar Angkasa

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 10 Januari 2023 |12:31 WIB
Bukan Hanya di Bumi, Ternyata Manusia Juga Nyampah di Luar Angkasa
Ilustrasi Sampah Luar Angkasa. (Foto: AFP)
A
A
A

Meningkatnya populasi puing-puing luar angkasa juga meningkatkan potensi bahaya bagi semua kendaraan luar angkasa, termasuk ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dan pesawat luar angkasa lainnya dengan manusia di dalamnya, seperti Crew Dragon SpaceX.

"Kita perlu membersihkan dengan menemukan mekanisme yang tepat ketika kita meluncurkan objek ke luar angkasa, ada lebih sedikit puing dan jika kita bisa, bagaimana kita bisa membangun pesawat ruang angkasa yang lebih baik yang membersihkan diri mereka sendiri," kata Sarah Al Amiri, ketua UEA Space Agensu.

Namun, dia menambahkan bahwa meminta pembuat untuk menambahkan teknologi baru ke pesawat ruang angkasa menambah batasan biaya dan kemampuan yang membatasi orang untuk mengakses ruang angkasa. "Tapi saya yakin dengan inovasi sejati, Anda dapat menemukan teknologi baru yang saya tidak percaya ada saat ini di mana pesawat ruang angkasa pada akhirnya dapat mengurus dirinya sendiri," lanjutnya.

NASA telah mengeluarkan persyaratan yang mengatur desain dan pengoperasian pesawat ruang angkasa untuk mengekang pertumbuhan puing-puing orbit. Rusia, Cina, Jepang, Prancis, dan Badan Antariksa Eropa semuanya telah mengeluarkan pedoman mitigasi puing orbit. "Saya pikir kita harus memastikan bahwa ruang bersih, sehingga kita dapat mencapai ekosistem yang kita inginkan di ruang angkasa,' kata Erika Wagner dari Blue Origin.

“Jadi kita membutuhkan kerangka peraturan yang mendukung itu, teknologi yang memungkinkan kita mencapainya dan pendorong ekonomi yang benar-benar menyatukannya,” katanya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement