Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Tambah 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di NTB

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2022 |11:20 WIB
PLN Tambah 2 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di NTB
SPKLU di NTB. (Foto: PLN)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggandeng PT PLN (Persero) untuk menjalankan program pengurangan emisi karbon untuk mencanangkan target Net Zero Emission (NZE) di tahun 2050.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menggunakan biomassa untuk pengganti batubara (Co-Firing) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Kehadiran PLN menghadirkan banyak kemajuan di NTB sehingga PLN membuat kehidupan menjadi lebih baik. Saya senang sekali bermitra dengan PLN karena perjalanan panjang dengan langkah pertama ini sudah kami lakukan,” kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah dikutip dalam laman PLN.

Zulkieflimansyah optimistis konsep green energy bakal berdampak positif bagi kemajuan Provinsi NTB. Ia meyakini dalam waktu dekat banyak negara bakal ikut berpartisipasi dalam green energy.

“Kesuksesan berbagai kegiatan internasional di NTB juga tidak lepas dari peran dukungan PLN. Saya atas nama pribadi dan Pemprov NTB, sangat berterima kasih PLN selalu hadir bersama menyongsong perubahan-perubahan ini,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) Sudjarwo menyatakan komitmennya dalam mengurangi emisi global dan mendukung pengembangan EBT di NTB.

Menurutnya, PLN bakal meningkatkan kerja sama dengan semua pihak dalam pengembangan EBT dan transisi energi. Salah satunya, transisi pembangunan bahan bakar batu bara menuju biomassa untuk tambahan co-firing yang ramah lingkungan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement