JAKARTA – Di antara para pengemudi yang kerap melintasi jalur Sumatera pasti hafal dengan tikungan Sitinjau Lauik di Sumatera Barat.
Tikungan tajam dan menanjak membuat banyak kendaraan yang kesulitan melintasi jalur ini, terutama bagi kendaraan yang membawa muatan berat.
Tikungan Sitinjau Lauik berada di jalan penghubung Kota Padang-Arosuka-Solok. Semua kendaraan yang melintas jalur tersebut pasti bertemu dengan tikungan ekstrem ini.
Saking ekstremnya tikungan ini, banyak pengemudi truk atau bus yang gagal melintasi tanjakan ini. Umumnya sopir yang gagal melintasi tanjakan ini adalah sopir pemula.
Beruntungnya, di sekitar tanjakan tersebut banyak warga yang berpengalaman mengemudi membantu sopir yang kesulitan mengarahkan kendaraan agar dapat menajak dengan mulus.
Biasanya warga yang membantu akan meminta pertolongan dari truk yang datang dari arah berlawanan untuk menarik truk yang terjebak agar tak menimbulkan kemacetan panjang.
Tidak jarang banyak kendaraan yang gagal melintasi tikungan tersebut karena muatan yang dibawa terlalu berat. Jika sudah seperti itu, maka solusi terakhir adalah mengangkut barang dengan menggunakan truk lain.
Sony Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) mengatakan, untuk melewati tikungan Sitinjau Lauik atau yang semacamnya, kuncinya adalah memanfaatkan momentum.
“Setelah saya secara langsung merasakan melewati tikungan tersebut, momentum menjadi kuncinya. Mobil jenis apa pun bisa dengan mudah melaluinya jika momentumnya tepat. Artinya, misal pengemudi memacu kendaraannya 20 meter sebelum tikungan, sudah pasti bisa melewati tikungan dengan mulus,” kata Sony saat dihubungi MNC Portal.