Selanjutnya, seorang sarjana Amerika, Kim Peek, yang juga memiliki ingatan luar biasa dalam mengingat ribuan kata dalam buku yang dibacanya. Berdasarkan penelitian, kedua sosok tersebut memiliki Sindrom Savant.
Kondisi tersebut, biasanya bisa terjadi ketika penyandangnya terlihat memiliki keceradasan tertentu dan keterbatasan mental, tetapi memiliki bakat yang menakjubkan.
Hal ini, memicu kelainan pada otak sehingga menyebabkan kemampuan yang jauh melebihi batas normal.
Mungkin kita sering bertanya-tanya, mengapa manusia sering sekali mudah untuk melupakan sesuatu. Timbul beberapa jawaban atas pertanyaan tersebut, yaitu Interference Theory (kenangan berkesan), Decay Theory (kenangan jarang diingat), dan Repression Theory (kenangan traumatis).
Walaupun sebuah ingatan sudah tersimpan dalam otak manusia, tetapi ingatan tersebut bisa hilang secara sengaja, jika melupakan proses terjadinya atau yang berkaitan dengan peristiwa yang pernah dialami.
Jadi, sebenarnya lupa itu bagian dari hal yang wajar untuk kita sebagai manusia.
(Ahmad Muhajir)