Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa Alasan Rakun Selalu Mencuci Makanannya? Simak Jawabannya

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 21 Oktober 2022 |16:08 WIB
Apa Alasan Rakun Selalu Mencuci Makanannya? Simak Jawabannya
Apa alasan rakun selalu mencuci makanannya? Simak jawabannya (Foto: Independent)
A
A
A

JAKARTA - Rakun dinilai selalu mencuci makanannya, hal ini sempat menjadi perbincangan karena video viral yang menunjukkan hewan ini tampak membersihkan permen gula kapan yang ingin dimakan.

Dirangkum dari berbagai sumber, sebuah laporan tahunan mengenai kebun binatang menjelaskan adanya penelitian yang dilakukan di London terkait kebiasaan rakun menyuci makanannya.

Dari 10 rakun yang diamati, meski benar terlihat bahwa rakun menyuci makanannya, namun mereka tidak benar-benar membersihkan kotoran dari semisal ulat-ulatan.

Ternyata, walaupun tidak ada air yang tersedia, kaki depannya akan tetap melakukan gerakan seperti ketika akan membersihkan makanan.

Para peneliti kemudian berpikir jika sebenarnya rakun tidak bermaksud untuk menyuci atau membersihkan apa yang ingin dimakannya. Lantas, apa tujuan rakun melakukan gerakan tersebut?

Penelitian lanjutan pada awalnya menduga, rakun kekurangan kelenjar ludah, sehingga membuat mereka membutuhkan pelembab tambahan yang berfungsi untuk membuat makanannya mudah dilahap dan dicerna.

Namun, hasil studi justru mengindikasikan perilaku untuk meningkatkan pengalaman atau kemampuan taktil (sentuhan) rakun melalui proses makan.

Diketahui, rakun memiliki kaki depan yang kuat dan terampil, yang berfungsi layaknya tangan. Pada bagian yang tidak ditumbuhi bulu atau rambut-rambut, kaki depan rakun dilengkapi oleh sekelompok syaraf, seperti halnya yang dimiliki primata atau bahkan manusia.

Syaraf-syaraf tersebut, memungkinkan mereka untuk menjadi sangat sensitif terhadap sentuhan. Bagian ini bertanggung jawab terhadap segala kegiatan yang memerlukan perpindahan atau gerakan statis.

Menariknya, syaraf-syaraf ini juga dapat ditemukan atau menempel pada perut dan rambut-rambut panjang yang dimiiki rakun.

Penelitian berbeda, yang dilakukan Rasmusson dan Turnbull, mencoba mengungkap sistem syaraf lambat pada rakun dengan melibatkan 136 ekor rakun dan kaki depannya.

Hasilnya, peneliti menemukan jika dengan membasahi kulit, kemampuan syaraf dalam menangkap rangsang sentuhan akan meningkat.

Ketika rakun menunjukkan ritual mencelup atau membasahi makanan, air yang terdapat pada kaki-kakinya akan mampu membangkitkan syaraf pada kaki depannya.

Selanjutnya, akan memberikan pengalaman taktil atau sentuhan yang lebih jelas, serta informasi yang lebih rinci mengenai apa yang mereka akan makan.

Kemampuan ini muncul mengingat dalam hal penglihatan rakun kurang tajam di siang hari.

Jadi, perilaku rakun yang akan menyuci makanannya dulu sebelum disantap bukanlah suatu keanehan seperti anggapan-anggapan yang beredar.

Meski demikian, rakun memiliki nama ilmiah yang tidak jauh-jauh dari kebiasaannya mencuci makanan, yakni Procyon lotor, bila diartikan memiliki makna “beruang yang mencuci."

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement