Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sains Tegaskan Manusia Tak Bisa Hidup di Laut Dalam, Tersirat dalam Alquran

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Kamis, 13 Oktober 2022 |06:01 WIB
Sains Tegaskan Manusia Tak Bisa Hidup di Laut Dalam, Tersirat dalam Alquran
Sains tegaskan manusia tak bisa hidup di laut dalam, tersirat dalam Alquran (Foto: WHOI)
A
A
A

JAKARTA - Banyak fenomena alam telah dijelaskan oleh Alquran dan sains, salah satunya perihal kegelapan di laut dalam, wilayah di mana manusia tidak akan bisa hidup.

Di laut dalam sendiri, ternyata juga memiliki gelombang besar yang berada di lokasi terdalam lauatan, bahkan cahaya pun tidak bisa menjangkaunya.

Laut sendiri memiliki luas lebih banyak dibandingkan daratan yang ada di Bumi. Di dalam lautan terdapat banyak kehidupan berupa ikan dan biota lainnya. Di dalam laut pula terdapat gelombang yang memiliki kekuatan cukup besar.

Kemudian ilmu pengetahuan modern memercayai kedalaman 200 meter di bawah laut tidak bisa ditembus oleh cahaya. Daerah ini disebut afotik. Sedangkan yang berada di bawah 1.000 meter sudah tidak terdapat cahaya sama sekali.

Hal ini ternyata sudah lama diungkap oleh kitab suci Alquran. Dalam buku 'Alquran vs Sains Modern Menurut Dr Zakir Naik' karya Ramadhani dan kawan-kawan dijelaskan bahwa selain gelap ternyata bawah laut juga terdapat gelombang.

Gelombang yang terjadi di laut tidak hanya terdapat di permukaan, tetapi juga di bagian dalamnya. Fakta adanya kegelapan dan gelombang yang ada di laut dalam dikemukakan para peneliti pada 1900.

Sementara dalam kitab suci Alquran, kegelapan dalam laut dan terjadinya gelombang dalam laut ini sudah dijelaskan, Allah SWT berfirman:

اَوْ كَظُلُمٰتٍ فِيْ بَحْرٍ لُّجِّيٍّ يَّغْشٰىهُ مَوْجٌ مِّنْ فَوْقِهٖ مَوْجٌ مِّنْ فَوْقِهٖ سَحَابٌۗ ظُلُمٰتٌۢ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍۗ اِذَآ اَخْرَجَ يَدَهٗ لَمْ يَكَدْ يَرٰىهَاۗ وَمَنْ لَّمْ يَجْعَلِ اللّٰهُ لَهٗ نُوْرًا فَمَا لَهٗ مِنْ نُّوْرٍ

"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun." (QS An-Nur: 40)

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement