JAKARTA – Pernahkah Anda merasakan tarikan motor terasa berat dan tenaga yang dihasilkan tidak maksimal? Jika pernah, maka sudah waktunya merawat motor dengan lebih itensif dan menyeluruh.
Perawatan motor bukan sekedar ganti oli saja. Kendaraan harus dirawat secara menyeluruh agar performanya bisa maksimal. Perawatan menyeluruh meliputi servis rutin, membersihkan komponen yang kotor dan mengganti komponen yang telah aus.
Kepala Mekanik Honda Rias Motor Fuadi mengatakan, penyebab tarikan gas motor terasa berat bisa terjadi karena kopling yang sudah habis dan sistem kelistrikan bermasalah akibat jarang servis.
“Tarikan berat bisa dari kampas kopling yang sudah aus. Sedangkan kalau ngempos bisa dari sensor Throttle Position Sensor (TPS) eror atau feulpump lemah,” kata Fuadi kepada MNC portal.
Fuadi menambahkan, tarikan gas menjadi berat juga dapat disebabkan oleh tangki dan saluran bahan bakar kotor sehingga aliran bahan bakar tidak lancar ke ruang pembakaran. Berikut masalah-masalah yang membuat tarikan motor terasa berat.
Tidak Teratur Mengganti Oli

Mesin butuh dilumasi dengan sempurna. Semakin lama oli digunakan, kemampuannya untuk melumasi mesin ikut menurun. Inilah yang kemudian membuat tarikan motor menjadi lebih berat dan membuat mesin cepat panas.
Oli Terlalu Banyak
Pastikan untuk jumlah oli di kendaraan tidak terlalu banyak. Karena dapat membuat tarikan terasa berat. Pastikan juga untuk mengisi oli sesuai dengan takaran yang dianjurkan.
Busi Rusak
Usia busi yang sudah tua membuat sistem pengapian di motor tidak maksimal. Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab tarikan motor menjadi berat.
Kepala Silinder
Pastikan silinder Anda dalam kondisi baik. Karena komponen ini kerap terkena kerak sisa pembakaran. Kepala silinder yang kotor dapat menyebabkan mesin jadi cepat panas.
CDI
Komponen berikutnya yang harus dicek adalah CDI. Komponen ini bekerja untuk mengatur pasokan pengapian yang dibutuhkan oleh motor. Kerusakan CDI dapat menyebabkan tarikan gas akan terasa berat dan tenaga yang dihasilkan tidak maksimal.
Rantai atau V-belt Rusak
Komponen ini merupakan penyalur tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika rantai atau v-belt rusak, maka akan memberikan pengaruh kepada tarikan motor. Untuk itu, pastikan rantai dan v-belt dalam keadaan baik dan menggantinya ketika diperlukan.
Karburator

Karburator motor Anda perlu dicek lebih lanjut dan pastikan tidak kemasukan air. Pastikan juga kondisi spuyer tetap bersih sehingga tarikan kendaraan tidak berat.
(Citra Dara Vresti Trisna)