JAKARTA – Peningkatan minat masyarakat pada mobil listrik turut mendongkrak penjualan Tesla di seluruh dunia. Banyak pihak menduga peningkatan minat pasar otomotif pada mobil ramah lingkungan ini tidak lepas karena peran Elon Musk selaku CEO Tesla.
Elon Musk disebut lebih terkenal dibanding dengan mobil Tesla sehingga pembelian mobil ini tidak lepas dari perannya.
Namun, anggapan terkait peran Elon Musk pada peningkatan penjualan Tesla dimentahkan oleh laporan firma riset Escalent. Laporan itu menyebutkan, pembeli kendaraan tesla tidak peduli dengan figuritas Elon Musk selaku CEO.

Dikutip dari Caranddriver, Selasa (11/10/2022), Vice President Escelent Mike Dovorany menyebutkan bahwa respondennya merupakan pemilik mobil Tesla. Menurutnya, alasan pembelian mobil Tesla tidak ada kaitannya dengan figuritas Elon Musk.
Sebelumnya, Escalent mengambil 1.003 sampel dari berbagai kelompok usia. Dari jumlah tersebut, 100 orang yang dipilih menjadi responden adalah pemilik mobil Tesla dan 100 lainnya pemilik mobil listrik lain dan sisanya 803 responden belum memiliki mobil listrik.
Penelitian tersebut menyimpulan, Tesla dianggap sebagai mobil yang memadukan antara kualitas, performa, gaya dan build quality. Kombinasi kelebihan itulah yang membuat mobil ini jadi pilihan konsumen.
Bahkan, hal mengejutkan dari penelitian tersebut adalah banyak konsumen Tesla justru muak dengan citra diri Elon Musk yang dianggap terlalu cerewet.

Diketahui, penjualan Tesla terus meroket sejak beberapa tahun terakhir. Sepanjang 2021, penjualan unit Tesla telah mencapai 936 ribu unit di seluruh dunia. Adapun model yang paling diminati pecinta otomotif dan konsumen adalah Tesla Model Y dan Model 3.
Jumlah tersebut meningkat sebesar 87,3% dibanding sebelumnya. Bahkan, banyak calon konsumen Tesla bersedia mengantre untuk bisa memiliki mobil listrik tersebut.
(Citra Dara Vresti Trisna)