JAKARTA - Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) telah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunda Analog Switch Off (ASO) atau penghentian siaran TV analog di Jabodetabek dengan alasan sebagian masyarakat belum siap.
"Alasan kita melihat bahwa ketidaksiapan masyarakat Jabodetabek," ujar Ketua ATVSI Syafril Nasution dikutip dari Antara, Rabu (5/10/2022).
Kominfo memutuskan untuk memundurkan waktu pelaksanaan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek dari 5 Oktober 2022 menjadi 2 November 2022. Penundaan tersebut dilakukan atas permintaan dari ATVSI.
Syafril mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh AC Nielsen pada 1 Oktober 2022, tercatat baru 43 persen warga DKI Jakarta yang siap untuk bermigrasi dari TV analog ke TV digital.
Survei tersebut, kata dia, dilakukan secara acak kepada masyarakat Jakarta, baik yang menonton tv menggunakan antena (free to air) ataupun menggunakan parabola (pay tv).