Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal 6 Perbedaan Pertamax dan Pertalite, Agar Mesin Tetap Awet

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Rabu, 07 September 2022 |15:30 WIB
Mengenal 6 Perbedaan Pertamax dan Pertalite, Agar Mesin Tetap Awet
Ilustrasi (Foto: Pertamina)
A
A
A

Sedangkan pertamax, punya tambahan aditif yang membuatnya mampu membersihkan mesin dari timbunan deposit pada ruang pembakaran. Ia mengandung maksimum sulfur (S) 0,1 persen dan timbal (Pb) 0,013 persen.

Kandungan lainnya adalah Pb 0,3 persen (jenis dengan timbal), oksigen (O) 2,72 persen, dan pewarna 0,13 gr/100 dengan titik didih 205 derajat Celcius serta massa jenis di suhu 15 derajat Celcius.

Pertamax memiliki RON 92 yang direkomendasikan untuk tunggangan berbahan bakar bensin dengan kompresi tinggi. Hal inilah yang kemudian membuat sistem pembakaran bahan bakar menjadi sempurna pada mesin kendaraan.

2.Warna Cairan

Selain kandungan, pertamax dan pertalite memiliki perbedaan mencolok lainnya. Perbedaan itu terletak pada warna cairannya. Jika pertamax dengan oktan 92 berwarna biru, maka pertamax turbo berwarna merah. Sedangkan pertalite merupakan cairan berwarna hijau.

3.Tingkat Polusi

Nilai oktan yang berbeda pada pertamax dan pertalite ternyata turut memengaruhi tingkat polusi yang dihasilkan. Semakin tinggi nilai oktan, maka akan semakin rendah tingkat polusi yang dihasilkan. Begitu pun sebaliknya.

Sementara itu, pertalite memiliki tingkat polusi lebih tinggi dibandingkan pertamax. Hal ini karena Pertalite memiliki nilai oktan lebih rendah dibandingkan pertamax. Karena itu, pengendara disarankan memilih pertamax untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement