Tahapan Proses Payroll
Dalam memproses payroll, maka ada beberapa tahapan yang dilewati dimulai dengan:
1. Menetapkan Aturan Serta Kebijakan Payroll
Seperti jumlah bersih yang harus dibayar dipengaruhi oleh banyak faktor. Berbagai kebijakan perusahaan seperti kebijakan gaji, kebijakan cuti dan tunjangan, kebijakan kehadiran, dan lain-lain ikut berperan pada saat itu. Sebagai langkah pertama, kebijakan tersebut perlu didefinisikan dengan baik dan disetujui oleh manajemen untuk memastikan proses penggajian standar.
Proses penggajian melibatkan interaksi dengan banyak departemen dan personel. Bisa ada informasi seperti data revisi gaji tengah tahun, data kehadiran, dan sebagainya.
2. Input Validation
Setelah input diterima, Anda perlu memeriksa validitas data terkait kepatuhan terhadap kebijakan perusahaan, matriks otorisasi/persetujuan, format yang benar, dan lain-lain. Anda juga perlu memastikan bahwa tidak ada karyawan aktif yang terlewat dan tidak ada catatan karyawan tidak aktif yang disertakan untuk pembayaran gaji.
3. Kalkulasi Payroll
Pada tahap ini, data input yang divalidasi dimasukkan ke dalam sistem penggajian untuk pemrosesan penggajian yang sebenarnya. Hasilnya adalah gaji bersih setelah menyesuaikan pajak yang diperlukan dan pengurangan lainnya. Setelah proses penggajian selesai, selalu merupakan praktik yang baik untuk merekonsiliasi nilai dan memverifikasi keakuratan untuk menghindari kesalahan.
Manfaat Menggunakan Aplikasi slip gaji
Aplikasi slip gaji memotong waktu kerja, meningkatkan akurasi, dan menghemat biaya perusahaan. Dengan sedikit sumber daya, perangkat lunak ini dapat diandalkan untuk menyelesaikan penggajian ratusan karyawan perusahaan dengan risiko error yang sangat minim.
1. Menghitung kehadiran
Aplikasi slip gaji menggunakan data kehadiran karyawan untuk menghitung tunjangan kehadiran, seperti uang makan atau transport. Data kehadiran juga dipakai sebagai dasar perhitungan gaji karyawan lepas harian, di mana upahnya dibayarkan berdasarkan jumlah hari bekerja.
Data kehadiran dapat diperoleh dari mesin absensi sidik atau dari aplikasi slip gaji mobile. Jika menggunakan aplikasi slip gaji Talenta by Mekari, maka data kehadiran karyawan tinggal diimpor dari aplikasi slip gaji Talenta atau dari mesin fingerprint. Proses ini lebih praktis dibanding rekap manual.
2. Menghitung lembur
Salah satu bagian dari payroll karyawan adalah menghitung uang lembur berdasarkan data jam lembur karyawan. Perhitungan ini menggunakan rumus hitung upah lembur yang ditetapkan oleh peraturan pemerintah, dengan menggunakan upah per jam sebagai basis pengali.
Aplikasi slip gaji menyederhanakan proses ini. Dengan menggunakan data jam lembur karyawan, sistem di aplikasi akan menghitung otomatis upah lembur karyawan. Aplikasi slip gaji Talenta dapat mencatat jam lembur karyawan, lalu data tersebut diimpor ke Talenta by Mekari untuk perhitungan upahnya.
3. Menghitung THR dan bonus