Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10 Ilmuwan yang Meninggal Karena Temuannya Sendiri

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Sabtu, 23 Juli 2022 |09:59 WIB
10 Ilmuwan yang Meninggal Karena Temuannya Sendiri
10 ilmuwan yang meninggal karena temuannya sendiri (Foto: iStock)
A
A
A

8. Valerian Abakovsky

Valerian Abakovsky lahir pada 5 Oktober 1895 di Riga, Uni Soviet (sekarang Belorusia). Ia terkenal sebagai penemu Aerowagon, mobil rel berkecepatan tinggi yang dilengkapi dengan mesin pesawat terbang.

Aerowagon awalnya dirancang untuk membawa tentara Soviet. Pada 24 Juli 1921, enam pejabat termasuk Abakovsky tewas dalam rute kembali ke Moskow dari Tula ketika aerowagon yang mereka tumpangi tergelincir dengan kecepatan tinggi.

9. Otto Lilienthal

Otto Lilienthal lahir pada 23 Mei 1848 di Jerman. Dia dikenang sebagai pelopor penerbangan dan juga dikenal sebagai "Raja Glider".

Otto melakukan penelitian pada banyak burung, terutama bangau untuk menemukan struktur aerodinamis sayap penemuannya. Dia membuat lebih dari 2000 penerbangan dengan glider.

Pada 9 Agustus 1896, ia mulai menguji glider-nya. Pada upaya keempat, glider mengalami masalah mengakibatkan ia jatuh dari ketinggian sekitar 15 meter dan berujung pada kematiannya.

10. Michael Dacre

AVCEN Ltd. yang berbasis di Inggris mengembangkan jetpod yang dapat lepas landas dan mendarat dalam jarak pendek. Itu dirancang untuk digunakan sebagai taksi udara jarak menengah.

Kecepatan maksimumnya adalah 550 km / jam dan hanya perlu lepas landas 125 meter. Pada 16 Agustus 2009, pendiri jetpod, Michael Dacre sedang melakukan uji terbang pertama ciptaannya sendiri.

Pada percobaan take off keempat, taksi udara terhambat dan jatuh yang mengakibatkan kematiannya.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement