CARA mengganti oli power steering sendiri ternyata cukup mudah loh. Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkahnya dengan baik dan benar.
Penggunaan oli power steering memang harus diganti secara berkala. Karena jika tidak akan menyebabkan putaran pada stir kemudi terasa lebih berat. Dengan demikian maka akanya menyebabkan rasa yang kurang nyaman saat tengah mengemudi.
BACA JUGA:Penyebab Pompa Oli Mobil Rusak, Jangan Dianggap Sepele!
Nah, jika anda tidak sempat membawa mobil anda ke bengkel, anda bisa mengganti oli power steering sendiri di rumah. Yuk simak cara mengganti oli power steering sendiri.
Cara Mengganti Oli Power Steering Sendiri
Sebelumnya, anda harus tahu apa itu power steering. Power steering adalah sebuah teknologi yang digunakan untuk memberikan keringanan pada kemudi mobil, sehingga mudah untuk dikendalikan. Power steering memiliki dua jenis, yaitu power steering hidrolik dan power steeting elektrik.

Baik power steering hidrolik maupun elektrik harus rutin diganti olinya. Karena penggantian oli mesin ini mampu menunjang performa pergerakan mesin, putaran stir menjadi lebih mudah, stir mobil malfungsi dan bergetar.
Anda bisa mengganti oli power steeting ketika mobil telah menempuh 40.000 km atau ketika anda merasa setir sudah sulit dikendalikan.
BACA JUGA:5 Cara Membaca Dipstick Oli Mobil yang Benar, Jangan Asal Ukur!
Untuk mengganti oli power steering, anda memerlukan beberapa peralatan, yaitu wadah untuk menampung oli, kunci pas, selang, dan tang untuk membuka klem. Caranya adalah sebagai berikut:
1. Pastikan anda sudah memanasi mobil anda. Tujuannya adalah agar oli power steering berada di dalam suhu kerja yang ideal, sehingga mudah untuk menguras olinya.
2. Sebelum melakukan pengurasan, matikan mesin dan buang oli di dalamnya dengan menggunakan selang. Anda akan melihat dua selang, yaitu selang yang menghubungkan ke pompa steering yang mempunyai tekanan tinggi dan selang kecil yang mengalirkan oli ke gear box dengan tekanan rendah.
3. Lepaskan selang yang kecil lalu sambungkan ke wadah penampungan.
4. Kuras oli yang lama hingga habis sembari menuangkan oli yang baru. Pastikan anda menyalakan mesin kendaraan agar oli yang lama terkuras habis dan tidak muncul gelembung udara pada saluran oli.
5. Jika oli yang baru sudah habis, segera matikan mesin mobil dan pasang lagi pada salurannya.
6. Keluarkan udara yang masuk saat pengurasan dengan cara menyalakan mesin dan memutar kemudinya ke kanan dan ke kiri. Lakukan berkali-kali hingga getaran hilang.
7. Lakukan pemeriksaan ulang tingkat oli pada reservoir lalu tutup rapat.
Itulah cara mengganti oli power steering. Semoga membantu.
(Salman Mardira)