Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tanah Antartika Mengandung Bakteri yang Kebal Antibiotik, Berpotensi Tersebar ke Seluruh Dunia

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Selasa, 31 Mei 2022 |09:50 WIB
Tanah Antartika Mengandung Bakteri yang Kebal Antibiotik, Berpotensi Tersebar ke Seluruh Dunia
Tanah Antartika mengandung bakteri yang kebal antibiotik, berpotensi tersebar ke seluruh dunia (Foto: Reuters)
A
A
A

Para peneliti dari studi terbaru ini berpendapat, gen resistensi antibiotik yang mereka temukan kemungkinan besar merupakan hasil dari bakteri yang beradaptasi dengan kondisi ekstrem Antartika.

Dr Andrés Marcoleta, pemimpin studi dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Universitas Chili, menjelaskan bahwa resistensi antibiotik ini bagian dalam "fragmen seluler" DNA yang bisa dengan mudah diteruskan ke bakteri lain melalui transfer gen horizontal.

“Gagasan bahwa gen ini pada akhirnya dapat menjadi bakteri yang menyebabkan infeksi pada manusia atau hewan lain, memberi mereka kemampuan resistensi yang lebih besar, tampaknya tidak masuk akal,” kata Dr Marcoleta dalam sebuah pernyataan.

Dia menambahkan, penelitian ini seharusnya tidak memicu kepanikan dulu. Tetapi, dia menyoroti bagaimana potensi ancaman yang ditimbulkan oleh bakteri resisten antibiotik di Antartika menjadi lebih mungkin karena aktivitas manusia menjadi beban di benua itu.

“Kita tahu bahwa ada kunjungan orang yang semakin sering dan masif antara Semenanjung Antartika dan bagian dunia lainnya, terutama melalui Chili. Ini menghasilkan peluang potensial untuk kontak antara mikroorganisme yang menginfeksi manusia dan yang secara alami menghuni tanah Benua Putih,” lanjut Marcoleta.

“[Pandemi COVID-19] telah mengajarkan kita bahwa mikroorganisme, dan khususnya patogen, dapat menyebabkan efek dengan jangkauan global. Dalam hal ini, patut dipertanyakan apakah perubahan iklim dapat berdampak pada terjadinya penyakit menular,” Marcoleta memperingatkan.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement