SETIAP komponen pada motor memiliki masa pakai. Termasuk juga komponen kabel kopling yang bisa saja putus seiring dengan berjalannya waktu.
Nah bagi para pengendara motor kopling terutama yang ingin dipakai mudik, perlu untuk mengetahui usia kabel kopling yang sudah uzur. Ini guna menghindari kabel kopling putus ketika di perjalanan.
BACA JUGA: Mengenal Fungsi Kampas Kopling dan Komponennya
Pastinya tidak mau kan saat sedang asik-asiknya berkendara tiba-tiba kabel kopling putus? Perjalanan tentu akan terhambat karena mesin motor akan sering mati.
Sebelum kabel kopling benar-benar putus, sebenarnya ada beberapa ciri yang bisa dirasakan. Berikut adalah ciri-cirinya, dilansir dari berbagai sumber.
BACA JUGA: Kenali 5 Tanda Kampas Kopling Mobil Sudah Habis dan Harus Segera Diganti
Jika kabel kopling mau putus, tuas kopling akan berbeda dari biasanya. Kalian bisa merasakannya seperti tuas terasa lebih berat atau lebih enteng saat diremas.
Selain "rasa" tuas kopling akan berbeda, kabel kopling yang putus juga biasanya akan menimbulkan bunyi aneh. Ini karena serat kabel kopling sudah tidak beraturan.
Kabel kopling mudah rusak bisa disebabkan karena adanya kotoran yang masuk ke sela-sela kawat. Lama kelamaan kotoran akan merusak serat kawat dan menyebabkan kopling putus.

Hal yang paling sederhana yang bisa dilakukan untuk merawat kabel kopling adalah dengan melumasi bagian dalam kabel kopling. Dengan begitu pergerakan kawat akan lancar dan umur kopling jadi lebih awet.
(Salman Mardira)