Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sains Jelaskan Bulan Tak Bercahaya, Tapi Pantulkan Sinar Matahari Seperti Termuat di Alquran

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2022 |03:01 WIB
Sains Jelaskan Bulan Tak Bercahaya, Tapi Pantulkan Sinar Matahari Seperti Termuat di Alquran
Sains jelaskan Bulan tak bercahaya, tapi pantulkan sinar Matahari seperti termuat di Alquran (Foto: Surfer Today)
A
A
A

Dalam Alquran tidak ada sama sekali yang menyebutkan bulan sebagai Siraaj, Wahhaaj, atau Diya. Begitupun dengan matahari, tidak pernah Alquran menyebutnya sebagai Nur atau Muneer.

Dengan demikian, berarti Alquran mengakui perbedaan sifat antara sinar matahari dan cahaya bulan. Salah satu ayat Alquran juga menjelaskan tentang sifat sinar matahari dan cahaya bulan.

هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاءً وَالْقَمَرَ نُورًا وَقَدَّرَهُ مَنَازِلَ لِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ مَا خَلَقَ اللَّهُ ذَٰلِكَ إِلَّا بِالْحَقِّ ۚ يُفَصِّلُ الْآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ

Artinya: "Dialah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui." (QS. Yunus: 5)

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement