Tetapi, truk tidak sempat berhenti karena jalan licin, hingga menabrak pembatas jalan dan kios serta pagar masjid.
"Jalannya licin, kaget " ujar Siswanto, sopir truk.
Berkaca dari peristiwa ini, sebaiknya pengendara mengenali beberapa penyebab hilang kendali berkendara di jalan basah.
Hilang kendali saat jalan basah ini biasanya disebut sebagai fenomena understeer dan oversteer. Hal ini terjadi karena mengemudi terlalu kencang biasa menjadi penyebab dari hilangnya kendali pengemudi pada kendaraannya.

Melansir Auto2000, biasanya kedua fenomena ini disebabkan oleh tiga hal. Pertama yaitu kecepatan, ban yang tipis, dan ketiga karena jalan licin atau genangan.
Untuk mencegah kehilangan kendali ini yaitu pengendara sebaiknya tidak ngebut di jalan yang basah.
Selain itu, disarankan kendaraan dilengkapi dengan VSC. Karena understeer dan oversteer biasa terjadi saat berbelok di jalan yang basah.
Tak hanya itu, pengendara perlu ingat jika mengemudi melibas genangan dengan kecepatan tinggi dan kondisi ban sudah tipis, bisa menyebabkan aquaplaning.
Aquaplaning merupakan kejadian ban kehilangan cengkeramannya ke aspal, sehingga sulit untuk dikendalikan.
Demi menghindari kecelakaan, sebaiknya pengemudi berkendara tidak over speed saat melewati genangan air tersebut. Mengebut menyumbang 26 – 32 persen dari faktor penyebab fatalitas pada kecelakaan lalu lintas loh.
(Kurniawati Hasjanah)