KEMBALI terjadi kecelakaan maut di Jalur Pantura, Cirebon, Jawa Barat pada Minggu (3/3) siang waktu setempat.
Diduga sopir ngantuk, minibus menabrak truk yang tengah berhenti di tepi jalan. Kondisi minibus, terlebih bagian depan, hancur nyaris tak berbentuk.
Akibat kecelakaan maut ini enam orang meninggal dunia, tiga orang meninggal di lokasi kejadian termasuk sopir. Sementara tiga orang lainnya meninggal di rumah sakit.

Kejadian bermula saat kendaraan minibus yang hendak mudik pertama bulan puasa melaju kencang dari arah Jakarta menuju, Batang, Jawa Tengah.
Nahas saat tiba di sisi Jalan Pantura Gebang, tiba-tiba minibus menghantam truk tronton muatan minyak yang hendak menambal ban.
"Diduga kecelakaan maut ini akibat sang sopir minibus mengantuk," ujar Lasat Lantas Polresta Cirebon, AKP Alan Haikel.
Seluruh korban saat ini dievakuasi ke Rumah Sakit Cirebon.
Sementara akibat kecelakaan ini arus lalu lintas di Jalur Pantura Gebang, Cirebon sempat tersendat. Hingga kini kasus kecelakaan maut ditangani unit Laka Lantas Polresta Cirebon.
Berkaca dari kecelakaan maut ini, yuk ingat lagi bahaya mengantuk saat berkendara.
Melansir Auto2000, mengantuk bisa membuat kemampuan konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara menurun.
Respon refleks menjadi buruk, pengemudi pun juga akan kehilangan kemampuan untuk membaca jalan dan bisa tidak menyadari bahaya di depannya seperti kendaraan yang melintas, penyebrang jalan, dll.
Sayangnya kondisi mengantuk masih diremehkan oleh sebagian kalangan masyarakat.
Ketika mengantuk, justru banyak yang memilih untuk memacu stamina lewat konsumsi kopi dan minuman berenergi yang sebenarnya hanya stimulan menengah yang membuat mata terbuka tapi otak tetap lelah.
Berikut beberapa bahaya mengantuk saat mengemudi dilansir dari CDC:
- Membuat pengemudi kurang perhatian
- Memperlambat waktu reaksi
- Memengaruhi kemampuan pengemudi untuk membuat keputusan
- Tanda-tanda mengantuk ketika mengemudi
- Menguap atau sering berkedip
- Kesulitan mengingat apa saja yang terjadi beberapa waktu sebelumnya
- Terburu-buru ingin cepat sampai pintu keluar atau tujuan
- Kehilangan fokus di jalanan
(Kurniawati Hasjanah)