Air yang mengangkut suhu panas tersebut akan kembali ke radiator untuk didinginkan sebelum kembali mengalir lagi. Sebaliknya, thermostat akan menutup katup saat mesin mobil belum mencapai suhu 80 hingga 92 derajat Celcius untuk menghindari proses pemanasan yang lama.
Pasalnya, ketika thermostat tidak menutup katup aliran, air secara otomatis bakal mengalir mengitari mesin dan menyerap suhu panasnya. Kondisi tersebut dapat menyebabkan mesin membutuhkan waktu lama untuk mencapai suhu idealnya.
Oleh sebab itu, ada baiknya pemilik tidak mengutak-atik atau bahkan mencopotnya, mengingat fungsi thermostat adalah krusial bagi mesin. (sal)
(Rizka Diputra)