Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alquran dan Sains Jelaskan Bumi Berkali-kali Pernah Mengalami Kepunuhan Massal, Selanjutnya Kiamat?

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 25 Maret 2022 |06:01 WIB
Alquran dan Sains Jelaskan Bumi Berkali-kali Pernah Mengalami Kepunuhan Massal, Selanjutnya Kiamat?
Alquran dan sains jelaskan Bumi berkali-kali pernah mengalami kepunahan massal, selanjutnya kiamat? (Foto: Discover Magazine)
A
A
A

JAKARTA - Kepunahan massal yang penah berlangsung di Bumi telah terjadi sebanyak lima kali. Baik dari segi Alquran dan sains, keduanya punya penjelasan atas bencana ini.

Sejatinya, kepunahan makhluk hidup tersebut sudah dijelaskan di dalam Alquran Surah Qaf Ayat 4. Allah SWT berfirman:

قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْاَرْضُ مِنْهُمْ ۚوَعِنْدَنَا كِتٰبٌ حَفِيْظٌ

Artinya: “Sungguh, Kami telah mengetahui apa yang ditelan Bumi dari (tubuh) mereka, sebab pada Kami ada kitab (catatan) yang terpelihara baik.”

Kepunahan kehidupan pertama terjadi pada periode Cambria-Ordovicia. Ini berlangsung dalam dua puncak masa pemusnahan yang dipisahkan oleh ratusan ribu tahun periode.

Dirangkum dari buku Tafsir Ilmi, Kepunahan Makhluk Hidup dalam Perspektif Alquran dan Sains, pada periode Ordovicia-Silur ini kebanyakan kehidupan berada di lingkungan laut sehingga spesies yang punah mencakup organisme laut.

Lebih dari 60% invertebrata laut punah, termasuk dua pertiga brachiopoda dan family brachiopoda.

Kemudian pada akhir Devon, tiga perempat dari spesies di permukaan Bumi mengalami kematian, meski itu terjadi dalam serangkaian pemusnahan dalam masa beberapa juta tahun, bukan dalam satu peristiwa tunggal.

Kehidupan di laut dangkal menerima pengaruh paling buruk pada kepunahan ini. Karang laut merupakan bagian yang paling terpukul dan tak pernah pulih kembali hingga ada jenis karang lainnya setelah lebih dari 100 juta tahun berselang.

Kepunahan terbesar pada masa ini dikenal dengan peristiwa Kallwasser dan kepunahan utama kedua dikenal sebagai Frasnian dan batas Framenian, sekira 374 juta tahun yang lalu.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement