Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Serangga Spesies Invasif Bisa Bunuh 1,4 Juta Pohon di Jalanan

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Selasa, 22 Maret 2022 |08:02 WIB
Serangga Spesies Invasif Bisa Bunuh 1,4 Juta Pohon di Jalanan
Serangga spesies invasif bisa bunuh 1,4 juta pohon di jalanan (Foto: Polish News)
A
A
A

JAKARTA - Serangga yang termasuk spesies invasif di Amerika Serikat (AS) bisa membunuh hingga 1,4 juta pohon di jalanan pada 2050, menurut para peneliti.

Dilansir dari Fox News, Selasa (22/3/2022), peringatan ini berdasarikan sebuah studi internasional yang diterbitkan dalam Journal of Applied Ecolog.

Tim peneliti memperkirakan, rata-rata biaya untuk memulihkan kembali pohon yang diserang menyentuh angka sekitar Rp430 miliar.

Secara total, British Ecological Society mengatakan bahwa pohon-pohon tersebut dapat menelan biaya lebih dari Rp12,9 triliun untuk diganti selama 30 tahun ke depan.

Para penulis dari McGill University, USDA Forest Service Southern Research Station, dan North Carolina State University menyampaikan, 23 persen pusat kota akan mengalami 95 persen dari semua kematian akibat serangga.

Kemudian, 90 persen dari semua kematian akan disebabkan oleh kumbang pengebor kayu yang diyakini berasal dari kawasan Asia Timur. Spesies ini, juga dikenal sebagai Emerald ash borer (Agrilus planipennis).

Mereka juga menuliskan, jika kumbang itu diperkirakan akan membunuh hampir semua pohon abu di lebih dari 6.000 daerah perkotaan.

Selain itu, kumbang pengebor kayu maple dan pohon ek dari Asia ditetapkan sebagai "penyerbu masa depan dengan risiko tertinggi", dengan perkiraan kerugian lebih dari Rp70,2 triliun selama tiga dekade berikutnya.

“Hasil ini, diharapkan dapat memberikan peringatan untuk tidak menanam satu spesies pohon di seluruh kota, seperti yang telah dilakukan dengan pohon ash di Amerika Utara,” kata Emma Hudgins dari McGill University dan penulis utama penelitian.

Guna mencapai kesimpulan ini, mereka menggunakan data dari sekitar 30 ribu populasi pohon di jalanan AS untuk memperkirakan kematian pohon dalam periode yang sama.

Data tersebut, digabungkan dengan pemodelan yang memprediksi penyebaran 57 spesies serangga invasif yang berbeda dan perkiraan kematian pohon akibat paparan serangga ke 48 genus pohon inang, serta biaya pemindahan juga biaya penggantian pohon yang mati.

Titik krusial yang diprediksi memiliki kematian pohon paling banyak di perkotaan AS termasuk Milwaukee, Wisconsin, Chicago, Illinois, dan Kota New York.

“Meningkatkan keanekaragaman pohon perkotaan memberikan ketahanan terhadap serangan hama," ujar Dr Hudgins.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement