JAKARTA - Cara mengatasi hardisk tidak terbaca di laptop ternyata bukan perkaca sulit. Sedikitnya, ada 6 solusinya yang bisa dilakukan oleh pengguna ketika mengalami hal ini.
Dirangkum dari berbagai sumber, sebagai komponen untuk menyimpan data pada laptop, keberadaan hardisk sangatlah penting di perangkat.
Namun, jika sewaktu-waktu hardisk tidak terbaca di laptop, apa yang harus dilakukan? Guna menemukan jawabannya, sima 6 cara yang bisa dilakukan berikut ini.
1. Mengganti Casing Hardisk
Anda dapat mengecek dahulu apakah terdapat kerusakan pada komponen casing hardisk. Jika casing mengalami kerusakan, ini dapat berdampak dengan tidak terbacanya ia di laptop.
Biasanya, hardisk yang tidak terbaca terjadi karena masalah pada konektor antara SATA dengan power. Tetapi, penyakit ini sering dialami pada hardisk yang murahan.
2. Reinstalling Driver
Cara kedua, Anda juga bisa melakukan reinstalling driver dengan tahapan sebagai berikut:
- klik “Start” lalu gerakan kursor ke “Computer”
- Setelah menemukan “Computer”, lalu klik kanan dan pilih “Properties”
- Kemudian pilih “Device Manager”
- Setelah itu cek pada kabel USB, ada tanda seru yang warna kuning dan tulisannya “YSB Attached SCSI (UAS) Mass Storage Device”
- Jika sudah menemukannya, klik kanan device tadi lalu klik “Update Driver Software”
- Kemudian klik “Browse My Computer for Driver Software”
- Setelah itu klik “Let me pick from a list of device drivers on my computer”
- Perlu diingat! Pastikan “Show compatible hardware” hanya tercentang pada “USB Attached SCSI (UAS) MAss Storage Device”
- Jika sudah, klik next dan install sampai selesai
- Terakhir, cabutlah kabel hardisk eksternalnya dan restart komputer.
3. Ganti Kabel USB
Kadang masalah kabel USB ini kerap ditemui. Kabel biasanya tidak dapat terbaca dengan baik. Kabel USB yang rusak bisa mengganggu fungsi dari transfer data dan juga daya listrik. Hal tersebut yang menyebabkan data jadi tidak terbaca.
4. Manajemen Ulang pada Disk Management
Jika pada poin pertama masih belum berhasil, cobalah menggunakan cara kedua, yaitu memanajemen ulang pada Disk Management. Caranya adalah sebagai berikut.
Di kolom search start menu Windows, ketik “disk”. Setelah itu klik “Create and format harddisk partition”. Atau klik tombol di keyboard “Windows + R” maka akan muncul halaman Run.