Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa itu Awan Cumulonimbus yang Sebabkan Angin Kencang di Jabodetabek?

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Senin, 07 Maret 2022 |15:36 WIB
Apa itu Awan Cumulonimbus yang Sebabkan Angin Kencang di Jabodetabek?
Apa itu awan cumulonimbus yang sebabkan angin kencang di Jabodetabek (Foto: Alchetron)
A
A
A

JAKARTA - Angin kencang yang belakang ini terjadi, khususnya di wilayah Jabodetabek, disebabkan oleh kemunculan awan Cumulonimbus (Cb).

Dirangkum dari berbagai sumber, apa itu awan Cumulonimbus yang menyebabkan angin kencang di Jabodetabek? Selengkapnya, berikut ini.

Awan Cumulonimbus munul karena adanya sirkulasi konventif daetah arus udata ke atas dan arus udara ke bawah. Awan konvektif jenbis Cb ini, disebabkan pemanasan permukaan oleh radiasi Matahari.

Cumulonimbus sendiri merupakan awan yang sangat tinggi dan besar dengan petir dan hujan lebat yang disertai angin. Awan ini, menciptakan petir melalui jantung awan, terkadang memiliki pusaran dan turbulensi udara kuat.

Oleh karenanya, beberapa pesawat tempur dan komersial pernah menjadi korban. Awan ini, berbentuk seperti menara dan berwarna hitam gelap.

Terkadang, awan Cumulonimbus memiliki pusaran dan tubulensi yang sangat kuat, ini ditandai dengan kilatan-kilatan petir di inti awan (vortex).

Jika hal itu terjadi, bisa bikin pesawat yang terjebak dan terhisap hancur berkeping-keping atau dihempaskan dengan kuat sehingga sistem kelistrikan pesawat mati.

Jadi, apabila radar pesawat atau visual pilot melihat ini akan menghindarnya. Dalam cuaca esktrim di Indonesia, awan ini terbentuk tunggal, tetapi dapat muncul beberapa awan Cumulonimbus dalan satu kelompok awan.

Kumpulan awan Cumulonimbus dalam satu kelompok ini, dapat mengakibatkan hujan petir dengan angin yang kuat, bahkan puting beliung bisa terbentuk.

Atas dasar itu, studi mengenai awan Cb penting di kalangan para ilmuwan cuaca ataupun penerbang. Sebab, selain menghasilkan hujan intensitas lebat, guruh dan kilat, awan jenis ini dapat menyebabkan icing pada mesin pesawat.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement