Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Teknologi Canggih yang Bisa Ditanam dalam Tubuh Manusia

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Minggu, 30 Januari 2022 |07:01 WIB
5 Teknologi Canggih yang Bisa Ditanam dalam Tubuh Manusia
Teknologi canggih di tanam ke tubuh manusia (Foto: iStock)
A
A
A

JAKARTA - Perkembangan zaman mampu mewujudkan berbagai teknologi yang terkadang di luar nalar manusia, salah satunya adalah alat-alat berteknologi canggi yang bisa ditanam dalam tubuh.

Dirangkum dari berbagai sumber, teknologi-teknologi yang dapat ditanam ke tubuh manusia tersebut, dirancang khusus sehingga tidak membahayakan penggunanya.

Berikut daftar 5 teknologi canggi yang bisa ditanam ke dalam tubuh manusia.

1. Lensa Kontak Bisa "Zoom"

Teknologi ini, dikembangkan oleh ilmuwan dari University of Carolina, San Diego, Amerika Serikat. Menariknya, lensa kontak yang dibuat mengadopsi fungsi kamera, yakni bisa melakukan zoom.

Mata yang memakai lensa kontak super canggih ini, bisa melakukan zoom pada objek dengan dua kali kedip. Penemuan lensa kontak super canggih tersebut telah dipublikasikan pada Advanced Functional Materials.

2. Chip Implan

Teknologi chip implan ini diklaim dapat memudahkan aktivitas manusia, nantinya orang-orang bisa mengakses semua perangkat elektronik berkat chip yang ditanamkan ke dalam tubuh.

Misalnya, menyalakan atau mematikan smartphone, melakukan tranfer uang, membuka pintu atau lemari otomatis di dalam rumah, dan sebagainya.

3. Kamera Pengintai

Kamera ini ditanam ke mata manusia, tujuannya untuk membantu orang yang mengalami gangguan pengelihatan. Teknologi ini dikembangkan oleh seorang sutradara film bernama Rob Spence.

Dirinya mengaku menanamkan kamera di matanya, dan mampu merekam tingkah laku manusia secara diam-diam. Sementara itu, otot-otot matanya bakal menggerakkan kamera sesuai objek yang dilihat.

4. Mata Bionik

Penemuan teknologi ini digarap oleh para ilmuwan, salah satunya dari tim dokter Oxford Eye Hospital, Inggris. Tujuan dibuatnya mata bionik ini, demi mengembalikan pengelihatan penderita tunanetra.

Mata bionik menerapkan teknologi bionik dengan menamkan chip analog di bagian belakang bola mata. Chip itu, berfungsu menangkap cahaya lalu meneruskan sinyalnya ke otak, mirip peran retina.

5. Telinga Bionik

Teknologi ini dikembangkan oleh ilmuwan dari Universitas Pricenton, Amerika Serikat. Telinga bionik dinilai memungkinkan penggunanya untuk mendengar frekuensi radio di luar jangkauan pendengaran manusia normal.

Lewat teknik mesin cetak 3D, telinga bionik tersebut juga dapat berfungsi sebagai alat bantu dengan bagi orang-orang yang mengalami gangguan telinga.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement