Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perusahaan Teknologi Berlomba-lomba Kembangkan Metaverse

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Kamis, 30 Desember 2021 |14:21 WIB
Perusahaan Teknologi Berlomba-lomba Kembangkan Metaverse
Metaverse (Foto: Analityc india magazine)
A
A
A

Memuluskan potensi bisnis ini, data Statista global mencatat perkiraan biaya 30,7 miliar dollar atau 427 triliun menjadi dana yang perlu disiapkan untuk mengambangkan bisnis ini.

Google pilih Pencarian

Sementara itu, Google sendiri masih optimis teknologi mesin pencariannya tidak akan tertinggal zaman sekalipun nantinya ada Metaverse. Hal itu diungkapkan CEO Google Sundar Pichai.

Dalam wawancaranya dikutip Bloomberg, Pichai menyakini Google Search masih berpotensi mendongkrak valuasi ke depannya. Ini terlihat dari Alphabet di bulan November 2021 yang melampaui kapitalisassi 2 triliun dollar.

"Kami mampu beradaptasi dengan itu dan mengembangkan teknologi mesin pencarian akan terus menjadi peluang terbesar,” kata Pichai

Selain itu, Pichai teknologi komputasi awan (cloud) memliki peranan penting bersama dengan layanan video Youtube dan aplikasinya Google Play Store. Karena itu, investasi terhadap teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mendasari masing masing lini bisnis.

Seperti diketahui, sejak memimpin Google pada 2015, Pichai mendorong perusahaan agar gencar menyasar pasar cloud dan berinvestasi banyak di AI. Ia juga menjadikan Asia sebagi pasar uji coba sebelum menyebar ke seluruh dunia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement