BARU-baru ini video viral di media sosial memperlihatkan petugas SPBU yang melakukan kecurangan.
Video yang diunggah akun Instagram @romansasopirtruck ini terdengar seorang pelanggan di dalam mobil yang marah ketika mengetahui jumlah liter BBM yang dibeli tidak sesuai.
Pelanggan wanita itu mengaku telah membeli BBM Rp100.000, meski demikian oleh petugas hanya diisi sebanyak 9 liter. Wanita itupun merasa dicurangi.
Ia menilai, dengan uang Rp100.000 jika untuk membeli bensin bisa mendapatkan 13 liter.
"Siapa nama kamu, orang isi Rp100.000 harusnya lebih dari 13 liter kamu malah catut 9 liter. Saya viralin kamu yaa. Sembarangan kamu begitu-begitu ya,” terang perempuan itu.
Berkaca dari peristiwa ini, berikut tips menghindari kecurangan pengisian bahan bakar di SPBU dirangkum Okezone:
1. Mintalah Meteran Mulai dari Nol
Ketika mengisi bahan bakar di SPBU, pengendara sebaiknya meminta petugas SPBU memulai meteran dari nol. Meski banyak SPBU yang telah menerapkan hal tersebut sebagai salah satu prosedur utama. Namun tidak ada salahnya, pembeli mengingatkan petugas SPBU untuk menghindari kecurangan.
Baca Juga:
Viral Pelanggan Marah-marah Ungkap Kecurangan Petugas SPBU, Ini Sederet Faktanya
7 Tips Aman Road Trip Pakai Mobil Pribadi saat Libur Nataru 2022
2. Selalu Awasi Lajunya Meteran
Pengendara sebaiknya mengawasi lajunya meteran SPBU untuk mengamati jika ada praktek kecurangan yang lain.
3. Kenali kapasitas tangki bahan bakar kendaraan
Pengendara seharusnya mengenali kapasitas kendaraannya hal ini untuk menghindari praktek kecurangan. Sehingga ketika mengisi bahan bakar hingga penuh, pengendara bisa memastikan sesuai dengan kapasitas. Bila tak sesuai dan menemui kejanggalan, pemilik kendaraan bisa mengadu ke suplayer bahan bakar.
4. Menggoyangkan Tangki Bahan Bakar
Selalu mengisi bahan bakar dengan menggoyangkan tangki bahan bakar. Kiat ini agar tangki terisi sempurna karena seperti motor ketika diisi bahan bakar kemungkinan ada udara yang masuk dan posisi miring.

Pada kendaraan roda dua, pengisian juga bisa dilakukan dengan posisi standar tengah atau tegak. Hal ini untuk memaksimalkan pengisian bahan bakar selain menggoyangkan tangki bahan bakar.
5. Melapor ke Suplayer Bahan Bakar
Apabila pengendara menemukan aksi kecurangan segera melaporkan praktek kecurangan oleh SPBU ke suplayer bahan bakar. Jika produk lokal, pemilik kendaraan bisa melaporkan pada Pertamina di contact center 1 500 000. Hal serupa juga bisa dilakukan untuk bahan bakar merek lain. (nia)
(Salman Mardira)