Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cek Alasan Pentingnya Mencuci Mobil Setelah Terkena Hujan, Jangan Dianggap Sepele

Nindi Widya Wati , Jurnalis-Jum'at, 10 Desember 2021 |16:41 WIB
Cek Alasan Pentingnya Mencuci Mobil Setelah Terkena Hujan, Jangan Dianggap Sepele
Mobil terobos hujan (dok Freepik)
A
A
A

Saat ini wilayah Indonesia memasuki musim hujan. Untuk itu, pengendara harus bersiap berkendara di tengah hujan. 

Satu di antaranya persiapan pengendara untuk mencuci mobil setelah terkena hujan. Biasanya kotoran yang menempel seperti lumpur, ataupun pasir memang terlihat biasa.

Namun, perlu kamu ketahui kalau air hujan dapat menyimpan kandungan yang berisiko menimbulkan asalah pada mobil. Tergantung juga kondisi tempat hujan tersebut.

Melansir Nissan, berikut beberapa hal yang harus diketahui:

1. Daerah Dekat Laut

Perlu diketahui, air hujan di dekat laut memiliki kandungan garam lebih banyak dibandingkan air hujan di pegunungan ataupun daerah lain yang jauh dari laut. Kandungan garam pada air hujan memiliki PH antara 3-5 atau cenderung basa yang berpotensi menimbulkan karat pada bodi mobil.

2. Wilayah Perkotaan atau Sekitar Pabrik

Derah perkotaan dan pabrik memiliki polusi yang tinggi. Ketika polutan dan uap air bertemu di udara, menyebabkan air hujan yang turun membawa polutan kembali ke bawah, sehingga otomatis mobil kamu bisa terkena akibatnya. Hujan yang timbul di daerah ini bersifat asam dan akan mempercepat proses karat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement