“Intel dan pemerintahan Biden memiliki tujuan yang sama untuk mengatasi kekurangan microchip yang sedang berlangsung di seluruh industri, dan kami telah menjajaki sejumlah pendekatan dengan pemerintah AS,” kata Intel dalam sebuah pernyataan kepada Bloomberg.
Salah satu pendekatan ini mungkin untuk berinvestasi di pabrik-pabrik wafer silikon di AS dan Eropa, sejalan dengan tujuan administrasi manufaktur komponen penting di AS.
Pemerintahan Biden juga skeptis tentang penggunaan teknologi China. Biden baru-baru ini memperluas kebijakan yang ada dari era Trump yang membatasi penggunaan merek Huawei dan ZTE yang berbasis di China, serta melabeli kedua perusahaan sebagai ancaman terhadap keamanan nasional.
Baca juga: Intel Ungkap Prosesor 'Tiger Lake' Terbaru untuk Laptop Tipis
Undang-undang Biden yang baru ditandatangani menghalangi kedua merek untuk mendapatkan lisensi dari Komisi Komunikasi Federal. Biden juga membatasi penjualan alat peretasan ke China dan juga melarang investasi AS di perusahaan pengawasan China.
(Dyah Ratna Meta Novia)