Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hasil Penelitian Gangguan Psikologis pada Pengguna TikTok Jadi Kontroversi

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Senin, 15 November 2021 |15:44 WIB
Hasil Penelitian Gangguan Psikologis pada Pengguna TikTok Jadi Kontroversi
TikTok (Foto: Tech the lead)
A
A
A

Dr Christine Conelea, praktisi klinis dan peneliti dari University of Minnesota mengatakan gejala Tourette bukanlah sesuatu yang begitu saja terjadi karena pengaruh sosial media. Beberapa video pengguna TikTok yang memperlihatkan gejala Tourette dikhawatirkan adalah fabrikasi yang memang berupaya untuk mencari perhatian.

"Dalam pengamatan saya orang-orang dengan gejala Tourette bukanlah orang yang ingin memperlihatkannya untuk perhatian," jelasnya.

Seperti yang lain dia mengatakan penelitian itu justru membuat penderita Tourette mundur ke belakang. Kontras dengan upaya yang telah mereka lakukan agar bisa diterima oleh masyarakat dengan baik.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement