Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Indonesia Bangun Pusat Roket, Morotai dan Biak Jadi Lokasi

Kiswondari , Jurnalis-Selasa, 14 September 2021 |18:47 WIB
Indonesia Bangun Pusat Roket, Morotai dan Biak Jadi Lokasi
Roket (Foto: Unsplash)
A
A
A

Dan secara regulasi, sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 21/2013 tentang Keantariksaan bahwa kegiatan peluncuran satelit itu memang dari Indonesia, dan sesuai Perpres No. 49/2017 tentang Rencana Keantariksaan, mengamankan persiapan bandar antariksa skala kecil.

“Untuk persiapan pembangunan antariksa ini, telah dilakukan perencanaan dalam 3 tahap, yaitu tahap 5 tahun pertama, tahap 10 tahun dan tahap 25 tahun,” paparnya.

Menurut Laksana, bandar antariksa di dunia saat ini ada beberapa, tapi yang untuk daerah khatulistiwa itu memang tidak banyak, sehingga, pihaknya ingin mengejar keuntungan geografis yang dimiliki untuk menjadi badan antariksa bisa menjadi pusat peluncuran secara global bagi berbagai negara lain.

Secara umum, dia menjelaskan, ada beberapa persyaratan pemilihan lokasi untuk ditetapkan sebagai bandar antariksa. Di antaranya, lokasi sebisa mungkin berada pada daerah yang dekat dengan khatulistiwa; lokasi sebaiknya menghadap ke laut bebas, sehingga ada ruang kosong menuju ke laut dan sejauh mungkin dari wilayah yang memiliki populasi yang sangat padat. Drop zone tabung roket bisa jatuh di laut bebas; kondisi iklim dan cuaca yang mendukung untuk peluncuran.

Kemudian, sambung Laksana, tidak ada masalah dengan status pertanahan, harus clean and clear sebagai bandar antariksa; lokasi sebisa mungkin berada pada ketinggian yang memadai sehingga bebas dari air pasang, karena berada di pinggir laut juga harus bebas dari tsunami dan tanahnya cukup keras, biasanya dari tanah karang; lokasi bandar antariksa memiliki potensi seminimal mungkin terhadap bencana alam seperti gempa bumi dan lain sebagainya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement