KALI ini TikTok mengumumkan akan memperketat kontrol privasi terhadap pengguna remaja. Ini merupakan jawaban atas berbagai kritik yang mengatakan aplikasi tersebut gagal melindungi anak-anak dari iklan dan konten yang tidak pantas.
Dimiliki oleh ByteDance China, TikTok telah berkembang pesat di seluruh dunia, terutama di kalangan remaja. Namun sejumlah insiden telah memicu kekhawatiran mengenai kebijakan privasi dan keamanan.

Melansir Reuters, Jumat, TikTok mengatakan bahwa perubahan yang menargetkan pengguna berusia 13 hingga 17 tahun itu akan segara diluncurkan secara global dalam beberapa bulan mendatang.
Nantinya, saat akan mengunggah video ke TikTok, sebuah pop-up akan muncul meminta pengguna remaja di bawah usia 16 tahun untuk memilih siapa yang dapat menonton video mereka.