Pada sektor pendidikan, akses internet dan jaringan 4G dimanfaatkan untuk pelatihan pembelajaran daring, penyediaan lisensi bahasa Inggris daring, penyediaan lisensi belajar agama Islam juga secara daring, pelaksanaan kegiatan pelatihan coding untuk masyarakat, dan pelatihan TIK untuk disabilitas.
“Memang, programnya sangat inklusif. Sedangkan pada sektor kesehatan, telah diadakan pelatihan aplikasi pencatatan kesehatan ibu hamil bagi bidan di puskesmas di wilayah 3T,” jelasnya.
(Baca juga: UU Cipta Kerja dan PP Postelsiar Diharapkan Berikan Kepastian Hukum Bagi Industri ICT)
Selain pada sektor pendidikan dan kesehatan, Mira menyampaikan bahwa sektor lainnya juga memanfaatkan program akses internet dan jaringan 4G di wilayah 3T.
Antara lain adalah sektor UMKM, maritim, pertanian, kebencanaan, pariwisata, dan e-Government, serta non sektor yaitu kegiatan literasi digital untuk menyosialisasikan pemanfaatan TIK.
(Amril Amarullah (Okezone))