Sementara itu, kalangan pakar media sosial memprediksi bahwa penjualan cuitan dan unggahan online seperti itu bakal makin populer.
"Kita hidup di era para selebritas, musisi, dan penebar pengaruh [influencers] memiliki lebih dari sekadar fans. Mereka punya 'stans' dan mereka ingin memiliki bagian dari bintang idola mereka," kata Cathy Hackl, pendiri konsultan teknologi Futures Intelligence Group.
"Seperti halnya orang-orang memiliki barang cenderamata, mereka akan membeli cuitan, unggahan, dan foto karena ingin merasa dekat dengan idola mereka,” terangnya.
Awal bulan ini, lelang khusus seni digital yang pertama diadakan oleh Christie's menghasilkan USD69 juta (Rp993 miliar) bagi seniman Beeple.
Seniman bernama asli Mike Winkelmann itu setiap hari membuat sebuah karya seni digital dan setelah 5.000 hari kemudian (13 tahun) karyanya laku dijual.
"Ini adalah momen yang menentukan dan bukti dari seni digital, yang selama ini dihinggapi keraguan akan nilai komersial, keaslian, kepemilikan, dan kelangkaannya," kata Rob Anders, bos platform seni digital yang berbasis di Israel, Niio.
Sementara itu, baik Estavi dan Bridge Oracle, ketika berita ini diturunkan, belum langsung merespons permintaan komentar saat dihubungi BBC.
(sst)
(Amril Amarullah (Okezone))