Seperti dilansir dari Live Science, Sabtu (18/12/2020), anggrek umumnya bisa ditemukan di hutan hijau yang lembab, pangkal pohon, tersembunyi di antara bunga, lumut, dan serasah daun. Mereka memancarkan aroma yang menyenangkan dan tumbuh lebih kuat saat suhu hangat.
(Baca juga: RI Punya Potensi Jadi Produsen Anggrek, Ini Alasannya)
Tanaman anggrek ini tidak memiliki daun sehingga harus bergantung pada jamur untuk mendapatkan nutrisi dan bertahan hidup. Habitatnya di bawah pohon menunjukkan mikoriza yang diandalkan cukup spesifik.
Belum jelas bagaimana tumbuhan tersebut diserbuki. Namun menurut Hermans, semut yang masuk dalam bunga mengambil nektar kemungkinan menjadi salah satu jalur penyerbukan. Studi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui bagaimana G. agnicellus berkontribusi pada ekosistem.
(Amril Amarullah (Okezone))