Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Insinyur Microsoft Eric Engstrom Meninggal di Usia 55 Tahun

Fikri Kurniawan , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |16:52 WIB
Insinyur Microsoft Eric Engstrom Meninggal di Usia 55 Tahun
Insiyur Microsoft Eric Engstrom.(Foto:VenturaBeat)
A
A
A

WASHINGTON - Industri gaming baru saja kehilangan salah satu tokoh yang paling berpengaruh. The Wall Street Journal melaporkan, bahwa insinyur Microsoft, Eric Engstrom, tutup usia pada 1 Desember 2020 lalu, di usia 55 tahun karena penyakit komplikasi.

Ia bersama Alex St. John dan Craig Eisler, berperan dalam mengembangkan DirectX, sebuah program yang dijalankan untuk Windows, dan menjadi pendukung dirakitnya Xbox.

St. John mengajak Engstrom sejak 1994, untuk membantu membuat game dengan sistem operasi Windows 95. Pada saat itu, pengembang game lebih menyukai overhead rendah dan kontrol DOS lebih besar, dibandingkan yang ditawarkan Windows 3.1.

Bac Juga: iOS Dukung Streaming Game Xbox pada Tahun 2021

Selain mengerjakan proyek tersebut, Engstrom juga membantu St. John mengadvokasi platform DirectX, meskipun saat itu kurang mendapat dukungan dari Microsoft.

Baca Juga: Beredar Bocoran Tanggal Rilis Game Far Cry 6, Kapan Ya?

Melansir dari Engadget pada Senin (14/12/2020), meskipun pengembangannya cukup lama, tetapi DirectX berhasil menjadikan Windows sebagai platform andalan untuk game di PC. Selain itu, juga menjadi dasar dari pengembangan Xbox dan varian Windows CE, serta mendukung Sega Dreamcast.

Tetapi, itu bukanlah satu-satunya kontribusi Engstrom. Dia juga berpartisipasi dalam pengembangan awal ponsel, melalui start up Wildseed. Dia juga berperan pada Windows Mobile, serta iklan untuk layanan daring Microsoft.

(Sazili Mustofa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement