JAKARTA - Awalnya, karet alam sebagai bahan pembuat ban lebih mendekati warna putih pudar. Seng oksida sering ditambahkan ke karet alam, untuk memperkuat material dan menghasilkan ban warna putih. Sampai pada titik tertentu, produsen ban memutuskan untuk mengubah warna menjadi hitam hingga saat ini.
Jurnalis otomotif, Jalopnik David Tracy, sempat mempertanyakan soal transisi warna tersebut kepada Michelin. Ternyata hal tersebut karena penambahan karbon hitam pada ban, sehingga menyebabkan perubahan warna.
Dilansir dari Mental Floss pada Kamis (3/12/2020), karbon hitam merupakan unsur yang dibuat dari pembakaran gas atau minyak yang tidak tuntas dan dikumpulkan sebagai partikel. Hal ini dapat meningkatkan ketahanan ban, dan menghalangi sinar UV penyebab kerusakan seperti karet retak.
Baca Juga: Intip Teknologi Roda Tanpa Udara Milik TNI AD
Penambahan karbon hitam pada ban juga dapat meningkatkan pegangan di jalan raya, meningkatkan kekuatan tarik, dan membuat ban lebih tahan terhadap keausan jalan.