"Tidakkah kamu memerhatikan bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Luqman: 29)
Berdasarkan ayat tersebut, kata 'memasukkan' bisa diartikan bahwa terjadi perubahan bertahap dan perlahan-lahan dari malam menjadi siang, begitu juga sebaliknya. Fenomena ini hanya bisa terjadi apabila Bumi itu bulat. Sebab jika Bumi datar, maka tentu akan ada perubahan yang drastis atau mendadak dari malam ke siang dan dari siang ke malam.
Kitab suci Alquran juga mengungkap bentuk Bumi yang bulat melalui Surah Az-Zumar Ayat 5 yang artinya.
"Dia menciptakan langit dan Bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun." (QS Az-Zumar: 5)