Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penggemar Pertanyakan Perubahan Fungsi Tombol PS5 DualSense

Hantoro , Jurnalis-Senin, 05 Oktober 2020 |13:51 WIB
Penggemar Pertanyakan Perubahan Fungsi Tombol PS5 DualSense
Pengontrol PS5 DualSense. (Foto: Twitter @Nibellion)
A
A
A

BEBERAPA media dan YouTuber di Jepang mendapat konsol PlayStation 5 atau PS5 akhir pekan ini. Banyak penggemar yang tampaknya menikmati fitur-fitur baru seperti umpan balik haptic dan pemicu adaptif pada pengontrol DualSense. Tetapi ada satu perubahan fungsi yang tidak disukai banyak orang yakni penggunaan tombol X dan O pada pengontrol telah diganti. Hal ini membuat beberapa orang bertanya-tanya mengapa itu dilakukan Sony.

Mengutip dari Gamerant, Senin (5/10/2020), di Jepang fungsi simbol X dikenal sebagai "batsu" yang berarti "salah". Orang Jepang menggunakan simbol O untuk jawaban yang benar seperti di game Agen Elite Beat. Sementara di dunia Barat, tombol X berarti ya atau maju. Sedangkan tombol O berarti tidak atau mundur.

Baca juga: PS5 Dirilis dengan Menghadirkan Dua Versi 

Sekarang Sony telah membuat keputusan untuk mengambil standar Barat. Banyak yang bertanya-tanya mengapa Sony melakukan perubahan ini setelah beberapa dekade.

Situs Jepang AV Watch menerima konfirmasi dari Sony Interactive Entertainment bahwa perubahan dilakukan untuk menghindari mengubah tombol yang digunakan antara sistem dan game di lingkungan tempat game dari berbagai negara dimainkan.

Stik PS5 DualSense. (Foto: Twitter @Nibellion)

Beberapa orang bertanya mengapa, jika Sony menetapkan standar, itu tidak akan menjadikan kontrol gaya Jepang sebagai standar.

Tetapi yang menambah kekecewaan pemain adalah bahwa Sony tidak memerintahkan semua pengembang game mengikuti perubahan tersebut, karena seseorang menunjukkan layar di mana O adalah tombol untuk mengonfirmasi dalam versi Jepang dari penjarah-penembak di game Godfall.

Baca juga: Intip Spesifikasi PS5 yang Bakal Rilis pada November 

Namun, ada yang senang Sony membuat perubahan menuju masa depan yang lebih bersatu di mana semua sistem dan game menggunakan X sebagai ya, dan O sebagai tidak.

Meskipun tidak semua orang setuju dengan keputusan Sony, ada beberapa hal yang tampaknya disetujui oleh penggemar Jepang yang melihat pratinjau konsol tersebut, seperti seberapa tenang kipas di PS5 generasi berikutnya.

(Hantoro)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement