"Ada banyak spekulasi tentang identitas 8 akun ini. Kami hanya akan mengungkapkan ini ke akun yang terkena dampak, namun untuk mengatasi beberapa spekulasi: tidak satu pun dari delapan akun terverifikasi," ungkap Twitter lewat akun @TwitterSupport.
Sebelumnya, Twitter mengungkap ada sektiar 130 akun yang menjadi target peretasan.
Pihak perusahaan mengatakan jika untuk sebagian kecil akun, para penyerang berhasil mengambil alih akun. Dikatakan jika dari akun-akun tersebut, peretas berhasil mengunggah sejumlah tweet.
Saat ini pihak Twitter bekerjasama dengan para pemilik akun yang terdampak dan terus melakukannya hingga beberapa hari ke depan.
(Ahmad Luthfi)