JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) melalui Politeknik Kodiklatad mengembangkan roda tanpa udara pada 2019. Inovasi roda ini diciptakan untuk mendukung kendaraan taktis TNI AD.
Bagian terluar roda terbuat dari bahan karet alami, sementara bagian yang berbentuk seperti sarang lebah ini terbuat dari bahan polyurethane.
Roda tanpa udara memiliki diameter 80 cm, terbuat dari bahan karet alami atau rubber natural. Bagian yang terbentuk seperti sarang lebah terbuat dari bahan polyurethane, yang diklaim memiliki fleksibilitas yang sangat tinggi.
Baca juga: Sejarah Singkat Mengenai Perkembangan Komputer
Roda juga dilengkapi dengan velg sebagai penghubung as roda dengan roda tanpa udara. Roda tanpa udara ini cocok untuk dipergunakan dalam medan tempur.
Dengan memanfaatkan teknologi roda tanpa udara, pertahanan kendaraan dapat dimaksimalkan karena roda tahan terhadap tembakan senjata ringan serta tahan terhadap benda tajam.
Sehingga, pada saat kendaraan dikemudikan, bisa meminimalisir risiko pecah ban atau kerusakan pada ban.
(Ahmad Luthfi)