Untuk diketahui, dampak dari pandemi ini memaksa Apple Inc dan pembuat smartphone lainnya untuk menutup toko di China pada Februari lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penjualan smartphone merek Apple hanya mampu menjual kurang dari 500 ribu unit di pasar China daratan selama sebulan.
Namun, seiring berjalanya waktu tanda-tanda pemulihan dengan banyak toko dibuka kembali pada pertengahan Maret mulai terwujud. Bahkan, tanda-tanda tersebut terjadi juga di negara Korea Selatan.
(Ahmad Luthfi)