JAKARTA- Sebuah penelitian oleh Universitas Georgia menemukan bahwa 91 persen sampah plastik di dunia tidak dapat didaur ulang. Sampah plastik tersebut mampu mengganggu ekosistem. Banyak hewan di darat maupun laut yang tidak sengaja mengonsumsinya yang mana mengancam keselamatan mereka pula. Selain sampah plastik ada beberapa benda lain yang sulit terurai, seperti dilansir dari laman International Business Times, Kamis (16/4/2020).
Botol Plastik
Jika Raja Henri VIII sejak dahulu minum menggunakan botol plastik dan tidak mendaurnya, botol plastik tersebut masih akan ada hingga sekarang.
Para pakar mengemukakan, dibutuhkan waktu ribuan tahun bagi bahan polyethylene terephthalate (PET) yang menyusun botol, untuk dapat terurai.
Karton Minuman
Kotak jus bisa memakan waktu hingga tiga bulan untuk terurai. Namun, jika terbuat dari lapisan kertas, plastik, dan aluminium, dapat mencapai 300 tahun.