Hasil tes mengonfirmasi bahwa tidak menunjukkan gejala, tetapi ia memang tertular COVID-19.
Peneliti UCSF Dr. Ashley Mason berhipotesis bahwa cincin Oura dapat mengantisipasi serangan COVID-19 sebanyak dua hingga tiga hari sebelum timbulnya gejala yang lebih jelas, seperti batuk.
Mampu mendeteksi keberadaan virus pada seseorang secara dini merupakan kunci upaya penahanan global, tetapi bahkan lebih penting ketika datang ke petugas layanan kesehatan garis depan.
Semakin cepat seorang responden garis depan didiagnosis, semakin kecil kemungkinan mereka mengekspos kolega mereka atau orang lain yang mereka kerjakan dalam jarak dekat.
(Ahmad Luthfi)