Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kecepatan Tetesan Air Hujan saat Jatuh ke Bumi

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |17:06 WIB
Ini Kecepatan Tetesan Air Hujan saat Jatuh ke Bumi
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Tetesan air hujan paling sedikit memiliki ukuran 0,5 milimeter (atau 0,02 inci). Ketika ukurannya lebih besar dari itu, jatuhnya akan pecah menjadi tetes yang lebih kecil karena resistansi udara.

Dikutip dari laman The Weather Guys, tetes air hujan rata-rata memiliki kecepatan jatuh sekira 10 meter per detik atau sekitar 20 mph.

Kecepatan seperti itu bisa menyebabkan pemadatan dan erosi tanah. Meksipun demikian, kecepatan air hujan tetap bergantung pada ukuran dari tetesan air hujan. Gravitasi juga menarik segala sesuatunya turun.

Tetesan hujan memiliki ukuran yang berbeda, dan tetesan air hujan yang lebih kecil melaju sekitar 2 mph Tetesan air hujan yang jatuh bukan dalam bentuk 'tear drop'. Namun, aslinya air hujan jatuh dalam bentuk oval datar.

Untuk diketahui, hujan merupakan siklus air terkait dengan penguapan air dari danau, sungai dan laut. Saat menguap, air itu melewati proses dan akhirnya akan jatuh sebagai hujan. Air hujan mungkin telah menempuh perjalanan ribuan mil selama proses ini.

(Amril Amarullah (Okezone))

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement