Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemacetan Parah Dorong Warga Manila Beralih ke Sepeda Motor

Medikantyo , Jurnalis-Kamis, 13 Februari 2020 |18:13 WIB
Kemacetan Parah Dorong Warga Manila Beralih ke Sepeda Motor
Ilustrasi kemacetan kota Manila, Filipina (Foto: Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

MANILA - Macet masih menjadi masalah di kota-kota besar di dunia. Bukan hanya di Jakarta, kemacetan kerap terjadi di Manila. Menurut data indeks Lalu Lintas TomTom pada 2019, Manila berada di posisi kedua dari 416 kota, sekaligus yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Tingkat kemacetan di Manila menurut TomTom, membuat penduduk kota tersebut menghabiskan waktu 71 persen lebih lama dibanding waktu perjalanan ideal. Masyarakat setempat tidak memiliki banyak pilihan alat transportasi, selain kendaraan pribadi yang jumlahnya terus bertambah.

 Lalu Lintas

Uniknya untuk lepas dari kondisi tersebut, warga Manila lebih memilih untuk mengalihkan preferensi kendaraan dari mobil menuju sepeda motor. Tren tersebut muncul juga didorong popularitas layanan transportasi daring berbasis sepeda motor, mirip dengan apa yang terjadi di Indonesia.

Peralihan penggunaan kendaraan dari roda empat menuju roda dua, rupanya terdeteksi atas lonjakan pencarian informasi mengenai pembelian kendaraan secara daring. Seperti dilansir dari laman GMA, terjadi peningkatan signifikan dalam pencarian produk sepeda motor oleh warga Filipina di dunia maya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement