BERLIN - Produsen mobil listrik Tesla pada akhir tahun lalu, mengumumkan rencana pendirian pabrik bernama Gigafactory 4 di Jerman. Langkah tersebut telah mendapat dukungan dari Pemerintah Jerman, yang memberikan syarat khusus seperti diungkap oleh Menteri Perekonomian dan Energi, Peter Altmaier.
Melalui wawancara yang dimuat surat kabar mingguan Jerman, Welt am Sonntag, sang Menteri menyebut pemenuhan jaminan teknologi berkelanjutan jadi syarat adanya dukungan kepada Tesla. Termasuk, kaitannya dengan efisiensi pemakaian tenaga baterai mobil listrik buatan perusahaan tersebut saat dipasarkan secara luas.
Selain itu Altmaier menegaskan riset dan pengembangan komponen seperti baterai tersebut, harus dilakukan secara lokal di Jerman. "Harus ada unit riset dan pengembangan baterai secara lokal, sehingga timbul manfaat lebih luas serta pertukaran ilmu kepada tenaga kerja lokal," ujarnya seperti dikutip oleh Reuters.

Dengan pemenuhan akan syarat unit riset dan pengembangan teknologi secara lokal tersebut, Altmaier menyebut Tesla bisa mendapat hak lain. "Tesla bisa saja mendapatkan insentif dukungan secara finansial, walaupun secara prinsip tidak banyak keistimewaan yang bisa ditawarkan. Sebaliknya kami menjamin tidak ada diskriminasi dengan perusahaan lain," katanya.
Tesla sampai saat ini sudah memiliki tiga buah fasilitas produksi yang terletak di Amerika Serikat dan China. Fasilitas pabrik yang terletak di Jerman nantinya akan membuat baterai, rangkaian motor penggerak, sekaligus merakit kendaraan listrik berjenis SUV, Tesla Model Y.
(Mufrod)