4. Lihat lingkungan sekitar (belakang dan depan mobil kita). Jika ramai/ padat mobil maka jangan melewati lubang dengan cara membelok-belokkan mobil (menghindari lubang). Jika tidak ada mobil di depan/ belakang (memastikan lalu lintas sepi) pecinta otomotif bisa menghindari lubang namun tetap mematuhi rambu lalu lintas jalan. Jangan menerobos garis lurus pada jalan, lebih baik tempatkan lubang pada tengah-tengah kolong mobil
5. Aktifkan piranti keselamatan ketika pengemudi mulai memasuki jalanan dengan kontur yang bergelombang dan banyak lubang. Aktifkan sabuk pengaman dan posisikan tubuh tidak mudah goyah oleh pentalan
6. Pegang dengan cukup kuat setir namun jangan terlalu kuat sampai tegang. Biasanya ban akan sering berbelok sendiri ketika mengenai jalan bergelombang dan berlubang.
7. Jika terpaksa melewati lubang dan dirasa ban masih mampu melewatinya, maka usahakan secara pelan tapak ban lewat lubang dengan merata. Jangan separuh tapak ban saja yang masuk karena bisa mempercepat ban rusak (mudah sobek). Jangan juga memaksakan melewati lubang jika ukuran lubang lebih besar dari ban (diameter lubang dan dalam lubang).
(Gabriel Abdi Susanto)